era society 5.0

Era society 5.0 dalam pendidikan, Apa Tantangannya Bagi Mahasiswa?

Revolusi industri 4.0 telah mengalami pergeseran ke arah society 5.0 sejak pertama kali Jepang mengenalkannya pada tahun 2019. Society 5.0 secara cepat membawa perubahan dalam berbagai bidang kehidupan tak terkecuali pendidikan. Pendidikan sebagai elemen yang berperan penting dalam menciptakan sumber daya manusia yang unggul, secara otomatis harus menyesuaikan diri dalam penyelenggaraan proses pembelajaran sesuai dengan kebutuhan yang relevan.

Perubahan ini tentu menghadirkan tantangan tersendiri bagi mahasiswa. Demikian, agar bisa beradaptasi dengan perubahan yang terjadi tentunya sangat membutuhkan kompetensi dan keterampilan.

Apa Itu Era Society 5.0 ?

era society 5.0
era society 5.0

Mayumi (2018) berpendapat bahwa society 5.0  merupakan suatu masyarakat yang bepusat pada manusia (human-centered) dan berbasis teknologi (technology based). Era ini memungkinkan kita untuk menggunakan ilmu pengetahuan yang berbasis modern seperti AI, IoT, robot, dan semacamnya, untuk melayani kebutuhan manusia.

Society 5.0 sendiri baru diresmikan pada 21 Januari 2019 sebagai solusi atas Revolusi Industri 4.0 karena takut akan mendegradasi umat manusia. Demikian, Society 5.0 memiliki dasar prinsip bahwa manusia tidak boleh menjadi korban dari perkembangan yang ia buat termasuk teknologi.

Mengapa Era Society 5.0 Menghadirkan Tantangan Baru Mahasiswa ?

Era revolusi industri 4.0 telah menghadirkan berbagai teknologi canggih seperti Artificial Intelligence (AI), Internet of Things (IoT), Augmented Reality (AR) dan Big Data, yang telah dimanfaatkan dalam berbagai sendi kehidupan.

Pesatnya perkembangan teknologi ini kemudian memunculkan kekhawatiran terdegradasinya peran manusia karena tergantikan oleh teknologi canggih. Hal inilah yang kemudian membuat pemerintah Jepang meluncurkan konsep Society 5.0 atau sekema masyarakat super cerdas.

Konsep tersebut mendorong manusia untuk berperan sebagai pengendali teknologi. Bahwa teknologi seharusnya mampu membantu kehidupan manusia, bukan menggantikan peran manusia. Konsep era society 5.0 ini membawa tantangan bagi dunia pendidikan termasuk bagi para mahasiswa.

Mahasiswa sebagai generasi muda yang hidup di era digitalisasi dan memiliki peran sebagai iron stock untuk Indonesia dalam beberapa tahun mendatang, memiliki tantangan besar yang harus dihadapi untuk bisa menjadi masyarakat cerdas pengendali teknologi. 

Demikian, berikut tantangan bagi mahasiswa di era society 5.0.

Penguasaan Teknologi

Era 5.0 menghadirkan sebuah tuntutan kepada dunia pendidikan untuk mengintegrasikan teknologi dalam proses pembelajaran. Ini artinya, mahasiswa harus memiliki kecakapan dalam penggunaan teknologi untuk mendukung proses perkuliahan.

Penguasaan teknologi juga penting bagi mahasiswa untuk mempersiapkan diri menghadapi dunia pasca kuliah. Untuk bisa menjadi manusia yang mengendalikan teknologi dan memanfaatkannya dalam berbagai bidang kehidupan, artinya mahasiswa juga harus membekali diri terlebih dahulu dengan berbagai kecakapan dalam penggunaan teknologi.

Perkembangan Ilmu Pengetahuan Sangat Cepat

Revolusi industri 4.0 menghadirkan berbagai teknologi canggih yang membawa dampak dalam dunia pendidikan, seperti pesatnya perkembangan ilmu pengetahuan dan  penyebaran informasi yang begitu masif.

Hal ini menjadi tantangan bagi mahasiswa. Artinya mahasiswa harus selalu update terhadap perkembangan ilmu pengetahuan terbaru. Mahasiswa juga harus visioner, dan reflektif. Harus mampu merefleksikan, apakah yang mereka pelajari saat ini masih relevan dengan kebutuhan di masa yang akan datang.

Skill dan Kompetensi

Era society 5.0 menghadirkan berbagai tantangan bagi dunia pendidikan untuk membekali perserta didik dengan berbagai kompetensi dan keterampilan.

Hal ini juga menjadi tantangan bagi mahasiswa untuk meningkatkan kompetensi dan keterampilannya agar mampu bersaing di dunia industri. Sebab salah satu faktor meningkatnya angka pengangguran adalah karena adanya skill gap, yaitu kesenjangan antara kebutuhan perusahaan atau industri, dengan kompetensi dan keterampilan yang dimiliki calon pekerja.

Ketatnya Persaingan Kerja

Fenomena integrasi antara teknologi siber dan otomatisasi dalam dalam dunia industri, telah mengurangi keterlibatan tenaga manusia dalam berbagai bidang pekerjaan. Hal ini menjadi tantangan bagi pendidikan untuk mampu mencetak sumber daya manusia yang unggul dan kompeten.

Mahasiswa juga memiliki tantangan untuk meningkatkan kemampuannya mengingat kebutuhan kompetensi dan keterampilan baru terus bertambah. Apabila mahasiswa tidak konsisten meningkatkan kompetensi dan keterampilannya, maka mahasiswa tidak akan mampu memenangkan ketatnya persaingan kerja.

Apa Saja Skill yang Dibutuhkan Oleh Mahasiswa Untuk Menghadapi Tantangan di Era Ini ?

tantangan bagi mahasiswa di era society 5.0
tantangan bagi mahasiswa di era society 5.0

Berikut beberapa skill penting untuk mahasiswa dalam menghadapi tantangan era society 5.0 :

Flexibility & Adaptiblity

Flexibility merupakan kemampuan seseorang dalam menghadapi segala perubahan dengan cepat. Seseorang yang memiliki flexibility mampu berkompromi terhadap berbagai situasi, dan malakukan banyak tugas bahkan diluar jobdesc nya sekalipun, sesuai dengan kebutuhan perusahaan.

Sedangkan adaptibility merupakan kemampuan yang  berkaitan dengan kondisi psikologis seseorang saat berhadapan dengan perubahan peran di dunia kerja dinamis. Seseorang yang memiliki kemampuan adaptibility akan mampu menyesuaikan diri terhadap berbagai perubahan yang terjadi.

Emotional Intelligence

Kecerdasan emosional (EQ) tak kalah penting dari IQ yaitu kemampuan seseorang dalam mengenali emosi diri sendiri dan orang lain. Kecerdasan ini mencakup kemampuan self awareness (kesadaran diri), self regulation (regulasi diri), self motivation (motivasi diri), empati, serta keterampilan sosial untuk bisa menjalin hubungan baik dengan orang lain.

Growth Mindset

Growth mindset merupakan kemampuan yang mendorong seseorang untuk terus mengembangkan diri dan belajar hal-hal baru. Seseorang dengan growth mindset percaya bahwa kesuksesan bisa tercapai melalui kerja keras, bukan hanya bakat atau kepintaran bawaan lahir.

Dengan pola pikir ini, mereka akan selalu bekerja keras untuk berkembang, mewujudkan cita-cita, serta tidak mudah menyerah ketika mengalami kegagalan.

Baca Juga : Street Smart, Remaja Harus Punya Keterampilan Ini

Complex Problem Solving

Memecahkan masalah kompleks merupakan kemampuan untuk mengidentifikasi masalah serta menemukan solusi yang tepat untuk memecahkannya. Kemampuan memecahkan masalah kompleks melibatkan lebih banyak langkah dan pertimbangan daripada kemampuan memecahkan masalah sederhana.

Di era society 5.0 dengan berbagai tantangannya, kemampuan ini sangat penting untuk bisa menjawab berbagai permasalahan yang ada dengan solusi yang paling efektif dan efisien.

Tech Savvy

Tech savvy merupakan skill yang sangat di butuhkan di era society 5.0 ini. Skill tersebut berupa pemahaman dan kemampuan seseorang terhadap penggunaan teknologi di berbagai bidang kehidupan. Seseorang yang memiliki skill ini akan terus mengembangkan pengetahuannya terkait dengan perkembangan teknologi secara berkala.

Skill ini akan mendorong seseorang untuk mencari informasi melalui teknologi, memahami fitur-fitu terbaru yang dapat meningkatkan efisiensi penyelesaian suatu tugas, serta menggunakan teknologi guna mempermudah pekrjaannya.

Language Skills

Transformasi digital telah memberikan peluang untuk mengakses informasi, menjalin relasi, mengembangkan bisnis secara global, serta berbagai dampak positif lainnya. Untuk bisa memanfaatkan berbagai peluang di era society 5.0, tentunya sangat memerlukan kemampuan berbahasa inggris.

Hal ini mengingat bahasa inggris merupakan bahasa internasional. Kemampuan berbahasa inggris mebuka peluang untuk bisa membangun kerja sama secara efektif, serta memungkinkan seseorang untuk mengakses sumber daya dan informasi yang lebih luas.

Demikian tantangan era society 5.0 bagi dunia pendidikan khususnya bagi mahasiswa. Untuk bisa survive di era ini, kita harus terus meningkatkan kompetensi dan ketrampilan yang dibutuhkan agar bisa konsisten dalam menjawab berbagai tantangan zaman.

Author: Maulida Rahma Susanti | Editor: Wiartika Sisil Mukaromah