Cara Memulai Usaha Untuk Pemula

Cara Memulai Usaha Untuk Pemula, Ketahui Tips dan Triknya!

Setiap orang tentunya ingin memiliki usahanya sendiri baik untuk menambah penghasilan atau memang untuk dijadikan penghasilan utama. Saat ini pun tidak sedikit orang yang mencoba untuk mulai membuka usaha sendiri baik secara online ataupun offline. Bahkan, kini banyak peluang usaha yang tanpa modal yaitu contohnya dengan menjadi reseller.  Namunn, faktanya masih banyak orang yang bingung bagaimana cara memulai usaha atau bisnisnya. Yuk simak dulu tips dan triknya berikut ini.

1. Tentukan ide bisnis

memulai usaha bisnis

Ketika kamu ingin memulai usaha bisnis, langkah awal yang harus kamu lakukan adalah dengan menentukan ide bisnis jualan apa yang dapat bertahan lama. Dengan demikian, apa yang kamu jual tidak berhenti di tengah jalan. Namun, saat menentukan ide bisnis tidak perlu terburu-buru karena saat kamu sudah memulai membuka usaha yang pasti kamu sudah yakin sehingga kamu dapat terus berinovasi dengan bisnis yang kamu mulai.

Mulai dengan hal yang kamu suka dan mulai dengan sesuatu yang kamu senangi. Kemudian, buatlah rancangan dari bisnis tersebut. Fokuslah pada satu bisnis tertentu dan pelajari hal tersebut, lalu kamu dapat terus menciptakan hal-hal baru dalam berbisnis.

2. Buatlah rancangan usaha

Buatlah rancangan usaha kamu mulai dari tujuan, strategi pemasaran, analisis kompetitor, dan proyeksi keuangan. Terlebih utama adalah proyeksi keuangan karena kamu harus mengetahui pengeluaran dan pendapatan kamu setiap harinya.

Selain itu, dalam membuat rancangan usaha, kamu dapat menganalisis strategi pemasaran apa yang cocok untuk bisnis kamu. Contohnya, ketika kamu ingin membuka usaha di bidang fashion maka kamu harus melakukan promosi produk kamu kepada costumer dengan menunjukkan kualitas produk yang kamu punya. Hal tersebut bisa dilakukan dengan melakukan live streaming atau konten video. Kemudian, kamu juga perlu mengikuti tren yang ada sehingga toko ataupun pemasaran yang kita lakukan tidak ketinggalan.

3. Lakukan riset pasar

Setelah kamu menentukan ide bisnis dan membuat rancangan usaha maka selanjutnya kamu dapat melakukan riset pasar. Riset pasar ini bertujuan kelayakan atau layanan produk mana yang dapat berinovasi dan terus berkembang. Dalam melakukan riset pasar kamu harus mencari tahu siapa kompetitor atau pesaing untuk bisnis kamu ini.

Kemudian, kamu juga harus mengetahui produk, harga, dan kualitas produk yang akan kamu jual nantinya. Demikian, konsumen tidak kecewa dengan apa yang kamu jual. Selain itu, kamu juga dapat membandingkan harga dengan kompetitor lain bukan untuk perang harga tetapi untuk mengetahui standar harga yang di perjualbelikan. Kamu juga dapat menentukan kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman dari bisnis kamu ini, lebih mudahnya kamu dapat menganalisis dengan metode SWOT.

4. Menentukan target pembeli

Tidak semua produk bisa di beli oleh semua orang, untuk itu kamu harus menentukan siapa target pembeli dari produk yang kamu jual. Kamu dapat menganalisis dengan Faktor Demografi (usia, jenis kelamin, pendapatan), geografi (lokasi), preferensi produk, dan perilaku pembelian. Analisis ini dapat membantu kamu memahami siapa yang paling mungkin tertarik dengan produk atau layanan yang kamu jual.

Misalnya, ketika kamu memulai usaha di bidang hijab maka target utama kamu adalah perempuan yang menggunakan hijab, baik orang tua, wanita dewasa, remaja atau bahkan anak kecil yang tinggal di daerah khusus Jakarta. Buat target pembeli sedetail mungkin karena ketika kamu melakukan personal branding maka kamu sudah dapat menentukan siapa target pembeli utama kamu.

5. Membuat personal branding

Membuat identitas merek yang menarik dan mudah di kenal oleh banyak orang seperti logo, warna, dan pesan merek harus konsisten. Personal branding berguna untuk memasarkan produk yang kamu jual melalui sosial media, tetapi dalam proses branding produk tidaklah mudah karena kita juga harus bersaing dengan produk yang sudah terkenal.

Perlu dilakukan terus menerus ketika kamu ingin membuat branding yang kuat untuk produk yang kamu jual. Demikian, kamu bisa mulai dengan membuat konten reels produk, menjelaskan tentang produk yang kamu jual, kelebihan produk kamu dengan kompetitor yang lain, dan sesekali kamu perlu bekerja sama dengan influence untuk memperkenalkan produk yang kamu jual. Dalam membuat konten kamu juga bisa menjelaskan tentang perjalanan kamu memulai usaha atau bisnis yang di jalani dan bisa juga cerita pribadimu.

6. Berani gagal dan belajar dari kegagalan

Seorang wirausaha atau pembisnis sekalipun harus berani gagal berkali-kali karena untuk menarik seorang costumer tidaklah mudah. Gagal sekali maka kamu harus bangkit seribu kali. Belajarlah dari sebuah kegagalan jika kamu merasa kurang dalam bisnis yang sedang kamu jalanin maka evaluasi dan perbaiki. Untuk yang baru memulai membuka usaha, kamu hanya perlu konsisten dan tekun dalam menjalani usahamu.

Ingatlah bahwa memulai usaha adalah perjalanan yang mengajarkan banyak pelajaran berharga. Jangan ragu untuk terus belajar, beradaptasi, dan berinovasi sepanjang jalan. Itulah beberapa tips dan trik untuk memulai usaha bagi pemula.

Author: Titik Sulasmi | Editor: Wiartika Sisil Mukaromah

Baca juga: Street Smart, Remaja Harus Punya Keterampilan Ini!